Jumat, 05 November 2010

Duo Belanda Cuekin Wenger



London - Arsene Wenger tergolong pelatih klub yang sangat protektif pada pemain-pemainnya manakala ada agenda pertandingan internasiona. Meski begitu ia tidak dihiraukan oleh Bert van Marwijk dan Dick Advocaat.

Wenger mengeluhkan pemanggilan dua pemainnya yang belum fit benar, yakni Robin van Persie dan Andri Arshavin, oleh timnas negaranya masing-masing.

Ia bahkan menyebut akan terjadi "skandal" jika Van Persie dimainkan untuk laga persahabatan Belanda melawan Turki pada 17 November. Penyerang 27 tahun itu belum bermain sejak cedera engkel di bulan Agustus, tapi Van Marwijk memasukkan namanya ke dalam tim bayangan yang berjumlah 24 pemain.

Sewaktu dimintai komentarnya tentang sikap Wenger, Van Marwijk menjawab, "Tidak ada artinya. Saya sudah bicara langsung dengan Robin dan dia baik-baik saja. Dia akan kembali berlatih. Saya tak ragu-ragu untuk memilih dia."

"Apakah ada kontak antara staf medis Belanda dan Arsenal? Saya tidak tahu. Saya tidak peduli karena saya sudah ngomong langsung dengan Robin dan saya sudah membuat seleksi. Komentar-komentar selanjutnya akan datang," tandas Van Marwijk dilansir Dailymail.

Sementara itu Advocaat juga tidak terlalu mengindahkan protes Wenger yang mencemaskan Arshavin. Pelatih Rusia berpaspor Belanda itu berencana melibatkan Arshavin untuk pertandingan melawan Belgia, meskipun si pemain absen di pertandingan Liga Champions dua hari lalu melawan Shakhtar Donetsk karena sakit.

"Dia (Wenger) sih selalu mengeluhkan apa saja. Mr. Wenger ingi menjadi juara Inggris. Saya ingin tim saya lolos dari grup Euro 2012. Kita harus saling menghormati kepentingan sesama," tutur Advocaat.
READMORE - Duo Belanda Cuekin Wenger

Gonzales & Bachdim Masuk Skuad Timnas AFF



Jakarta - Christian Gonzales dan Irfan Bachdim diklaim tinggal selangkah menjadi warga negara Indonesia, setelah nama keduanya masuk dalam skuad 'Merah Putih' untuk Piala AFF 2010 Desember mendatang.

Gonzales sudah hampir tujuh tahun menetap di Indonesia saat ini sedang mengurusi dokumen-dokumen untuk mengesahkan dirinya sebagai WNI. Ketua BTN Iman Arif meyakini jika pada Senin 1 November besok 'El Loco' sudah resmi menjadi WNI.

"Saat ini dokumen-dokumen Gonzales tengah diurus di Departemen Kehakiman dan HAM, kira-kira tanggal 1 November sudah bisa disahkan lah. Bisa dibilang sudah 90 persen proses Gonzales jadi WNI," ungkap Iman kepada detiksport, Jumat (29/10/2010) sore WIB.

Selain Gonzales, pemain keturunan lainnya yaitu Irfan Bachdim yang kini merumput bagi Persema Malang juga dipastikan akan ikut dalam skuad yang berjumlah 30 orang itu. Irfan sendiri sebelum bermain di ISL ia berkutat di kompetisi sepakbola di Belanda.

"Karena Irfan sudah punya paspor Indonesia, jadi dia lebih mudah dan tinggal dimasukkan saja. Ke-30 nama yang kami muat ini adalah atas pilihan pelatih Alfred Riedl," sambung Iman.

Sebenarnya ada tiga nama pemain keturunan yaitu Jhonny van Beukering (Belanda), Raphael Guilermo Eduardo Maitimo (Belanda), dan Kim Jeffrey Kurniawan (Jerman) yang ingin dimasukkan dalam skuad tersebut. Namun karena proses naturalisasinya melebihi deadline pengumpulan tim AFF yaitu pada 1 November besok, jadi Iman memilih mereka bertiga diikutkan dalam skuad kualifikasi PIala Dunia 2014 tahun depan.

"Proses naturalisasi bagi mereka tetap berjalan. Namun kalau lewat AFF maka mereka akan diproyeksikan tampil di kualifikasi Piala Dunia yang digelar tahun depan. Kalau Kim mungkin bisa main di Sea Games 2011," ucap Iman.

Dalam perhelatan Piala AFF 1-29 Desember mendatang, Indonesia bergabung di Grup A yang terbilang berat bersama Malaysia, Thailand dan Laos. Selain Gonzales dan Bachdim, 28 nama lain adalah nama-nama yang sering mengisi skuad timnas dalam dua tahun belakangan ini.

Skuad lengkap Indonesia di Piala AFF 2010 dalam rilis yang dikirim BTN kepada detiksport:

Kiper: Markus Horison, Ferry Rotinsulu, Kurnia Meiga, Made Wirawan
Bek: Zulkifli, Benny Wahyudi, Ricardo Salampessy, Nova Arianto, Maman Abdulrahman, Hamka Hamzah, Yesaya Desnam, M. Roby, M. Nasuha, Slamet Riyadi
Gelandang: M. Ridwan, Arif Suyono, Toni Sucipto, Firman Utina, Eka Ramdani, Ahmad Bustomi, Hariono, Johan Juansyah, Oktovianus Maniani, Octavianus
Penyerang: Christian Gonzales, Irfan Bachdim, Boas Salossa, Bambang Pamungkas, Yongky Aribowo, Budi Sudarsono.
READMORE - Gonzales & Bachdim Masuk Skuad Timnas AFF

BMKG: Pesan Berantai Soal Akan Ada Gempa Besar di Jakarta Bohong!



Jakarta - Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan warga Jakarta agar tidak mudah percaya isu mengenai gempa besar di Jakarta. BMKG sama sekali tidak pernah mengeluarkan peringatan mengenai gempa itu.

"Gempa itu tidak bisa diprediksi. Jadi pesan berantai itu tidak benar. Apalagi yang mengaku dikirimkan BMKG itu bohong," kata Kepala Sub Bidang Cuaca Ekstrem BMKG, Kukuh Ribudiyanto saat dihubungi detikcom, Jumat (5/11/2010).

Dia menjelaskan, masyarakat hendaknya tidak mudah percaya akan pesan-pesan yang bernada menakut-nakuti seperti itu, apalagi kemudian ikut menyebarkannya.

"Gempa kapanpun bisa terjadi, tidak mungkin bisa diprediksi tanggal sekian," jelasnya.

BMKG hanya mengirimkan SMS kepada pihak-pihak terkait setelah gempa terjadi, bukan sebelum gempa. "Isi SMS setelah gempa terjadi itu pun ditambahi dengan potensi tsunami atau tidak," tutupnya.

Sebelumnya pesan berantai menyebar melalui broadcast message lewat BlackBerry. Isinya pesan kalau BMKG memberi kabar akan ada gempa 9 skala richter pada 8-11 November. BMKG memastikan pesan itu adalah hoax alias bohong.
READMORE - BMKG: Pesan Berantai Soal Akan Ada Gempa Besar di Jakarta Bohong!

Kamis, 04 November 2010

Bale Akui Walcott Lebih Cepat



London - Siapa lebih cepat di antara dua pelari kencang berikut ini: Gareth Bale atau Theo Walcott? Menurut Bale, Walcott jauh lebih cepat daripada dirinya.

Bale belakangan dipuji sebagai salah satu pemain dengan kemampuan komplet. Dari awalnya berposisi sebagai bek kiri, ia kemudian diplot untuk lebih membantu serangan. Maka, jadilah pemuda 21 tahun itu tampil sebagai sayap kiri Tottenham Hotspur.

Harry Redknapp menyebut, dia tak hanya cepat dan jago mendribel bola, tetapi juga bisa mengumpan dengan bagus. Postur tubuhnya pun meyakinkan untuk berduel dengan pemain lain.

Berbicara soal kecepatan, ada beberapa pemain yang memiliki tipe mirip Bale. Di Spurs, ada pemain bertipe speedy lainnya bernama Aaron Lennon. Sementara untuk kota London, ada juga Walcott yang bermain di Arsenal.

Nah, ketika ditanya soal kecepatan inilah Bale memberikan sedikit bocoran. Ia menyebut, dirinya bisa berlari sejauh 100 meter dengan waktu sekitar 11 detik. Pemain asal Wales itu juga mengakui bahwa Walcott punya kecepatan yang melebihi dirinya.

"Ketika saya masih menjadi pemain junior, saya biasa melakukan lari jarak jauh dan sprint. Saya bisa berlari 100 meter dalam waktu 11 detik lebih sedikit. Tapi, kecepatan saya belum pernah dihitung oleh siapapun di Tottenham," ungkapnya kepada Sky Sports.

"Apakah ada yang lebih cepat dari saya di sepakbola? Well, Theo Walcott di Arsenal adalah salah satunya. Saya terbiasa beradu dengannya ketika kami sama-sama masih pemain muda di Southampton dan dia jelas lebih cepat dari saya."

"Kami adalah kawan baik dan saya tetap berhubungan dengan Theo secara reguler. Tapi, ya, dia pasti akan mengalahkan saya dalam perlombaan lari," tukasnya.
READMORE - Bale Akui Walcott Lebih Cepat

Minggu, 24 Oktober 2010

Meninggalnya The Rev


James Owen Sullivan atau lebih sering disapa “The Rev” yang merupakan drummer band Avenged Sevenfold dikabarkan meninggal dunia pada usia 28 tahun pada hari senin (28/1/2009) waktu setempat.
John Domingo petugas kepolisian Huntington Beach menjelaskan bahwa The Rev meninggal di kediamannya di kawasan California Selatan. Meski tidak menemukan hal-hal yang tidak wajar atas sebab kematiannya, pihak terkait masih meneliti penyebab kematian The Rev secara pasti.
Pihak manajemen grup band Avenged Sevenfold telah mengumumkan berita duka ini pada situs resmi mereka. “Ini kabar yang sangat menyedihkan dan berat untuk disampaikan bahwa hari ini Jimmy “The Rev” Sullivan telah tiada, Jimmy tak hanya merupakan salah satu penggebuk drum terbaik di dunia, lebih dari itu dia adalah sahabat dan saudara terbaik”.
Semasa kariernya bersama Avenged Sevenfold, The Rev pernah memberikan kontribusi dalam penggarapan single “A Little Piece of Heaven.” Selain menjadi drummer, posisinya di grup yang dibentuk pada tahun 1999 itu juga sebagai penyanyi latar. Sebelumn bergabung dengan A7X, pria yang dikenal badung selama remaja itu, sempat menjadi penyanyi utama pada grup musik Pinkly Smooth.
Lahir pada tanggal 9 Februari 1981, sebagai anak tunggal. Pada masa kecilnya, dia terkenal sebagai bocah yang nakal sehingga seringkali dikeluarkan dari sekolah. Kelakuannya saat remaja makin tak terkendali. The Rev sudah tujuh kali masuk penjara karena doyan berkelahi dan doyan mabuk-mabukkan.
Namanya semakin dikenal setelah bergabung dengan Avenged Sevenfold dan band ini berhasil menuai sukses pada ajang MTV Video Music Awards 2006 pada penghargaan Best New Artist.
Band ini pernah dua kali manggung di Jakarta. Pada Oktober tahun lalu adalah terakhir A7X manggung di Jakarta. The Rev pun turun dalam konser yang dihajat promotor Java Musikindo tersebut.
READMORE - Meninggalnya The Rev

Rabu, 10 Maret 2010

Step By Step Mikrotik




Selama ini untuk Router saya menggunakan device Cisco dan ada juga beberapa instansi saya gunakan PCRouter menggunakan OS Debian atau Ubuntu. Sebelum mengenal Ubuntu dulu saya pernah menggunakan Mikrotik RouterOS, memang ada kekurangan dan kelebihan masing-masing, kini saya tidak menggunakan Mikrotik Router OS karena saya telah beralih ke Debian dan Ubuntu, tapi bagi para admin yang ingin mencoba belajar Mikrotik OS tidak ada salahnya, berikut ini Step by Step Instalasi Mikrotik Router OS.

MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi linux yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer menjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hostspot.

Ada pun fitur2 nya sebagai berikut :

* Firewall and NAT – stateful packet filtering; Peer-to-Peer protocol filtering; source and destination NAT; classification by source MAC, IP addresses (networks or a list of networks) and address types, port range, IP protocols, protocol options (ICMP type, TCP flags and MSS), interfaces, internal packet and connection marks, ToS (DSCP) byte, content, matching sequence/frequency, packet size, time and more…

* Routing – Static routing; Equal cost multi-path routing; Policy based routing (classification done in firewall); RIP v1 / v2, OSPF v2, BGP v4

* Data Rate Management – Hierarchical HTB QoS system with bursts; per IP / protocol / subnet / port / firewall mark; PCQ, RED, SFQ, FIFO queue; CIR, MIR, contention ratios, dynamic client rate equalizing (PCQ), bursts, Peer-to-Peer protocol limitation

* HotSpot – HotSpot Gateway with RADIUS authentication and accounting; true Plug-and-Play access for network users; data rate limitation; differentiated firewall; traffic quota; real-time status information; walled-garden; customized HTML login pages; iPass support; SSL secure authentication; advertisement support

* Point-to-Point tunneling protocols – PPTP, PPPoE and L2TP Access Concentrators and clients; PAP, CHAP, MSCHAPv1 and MSCHAPv2 authentication protocols; RADIUS authentication and accounting; MPPE encryption; compression for PPPoE; data rate limitation; differentiated firewall; PPPoE dial on demand

* Simple tunnels - IPIP tunnels, EoIP (Ethernet over IP)

* IPsec – IP security AH and ESP protocols; MODP Diffie-Hellman groups 1,2,5; MD5 and SHA1 hashing algorithms; DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256 encryption algorithms; Perfect Forwarding Secrecy (PFS) MODP groups 1,2,5

* Proxy – FTP and HTTP caching proxy server; HTTPS proxy; transparent DNS and HTTP proxying; SOCKS protocol support; DNS static entries; support for caching on a separate drive; access control lists; caching lists; parent proxy support

* DHCP – DHCP server per interface; DHCP relay; DHCP client; multiple DHCP networks; static and dynamic DHCP leases; RADIUS support

* VRRP - VRRP protocol for high availability

* UPnP - Universal Plug-and-Play support

* NTP - Network Time Protocol server and client; synchronization with
GPS system

* Monitoring/Accounting – IP traffic accounting, firewall actions logging, statistics graphs accessible via HTTP

* SNMP - read-only access

* M3P - MikroTik Packet Packer Protocol for Wireless links and Ethernet

* MNDP - MikroTik Neighbor Discovery Protocol; also supports Cisco Discovery Protocol (CDP)

* Tools - ping; traceroute; bandwidth test; ping flood; telnet; SSH; packet sniffer; Dynamic DNS update tool

Layer 2 connectivity

* Wireless - IEEE802.11a/b/g wireless client and access point (AP) modes; Nstreme and Nstreme2 proprietary protocols; Wireless Distribution System (WDS) support; virtual AP; 40 and 104 bit WEP; WPA pre-shared key authentication; access control list; authentication with RADIUS server; roaming (for wireless client); AP bridging

* Bridge - spanning tree protocol; multiple bridge interfaces; bridge firewalling, MAC

* VLAN - IEEE802.1q Virtual LAN support on Ethernet and wireless links; multiple VLANs; VLAN bridging

* Synchronous - V.35, V.24, E1/T1, X.21, DS3 (T3) media types; sync-PPP, Cisco HDLC, Frame Relay line protocols; ANSI-617d (ANDI or annex D) and Q933a (CCITT or annex A) Frame Relay LMI types

* Asynchronous - s*r*al PPP dial-in / dial-out; PAP, CHAP, MSCHAPv1 and MSCHAPv2 authentication protocols; RADIUS authentication and accounting; onboard s*r*al ports; modem pool with up to 128 ports; dial on demand

* ISDN - ISDN dial-in / dial-out; PAP, CHAP, MSCHAPv1 and MSCHAPv2 authentication protocols; RADIUS authentication and accounting; 128K bundle support; Cisco HDLC, x75i, x75ui, x75bui line protocols; dial on demand

* SDSL - Single-line DSL support; line termination and network termination modes

Instalasi dapat dilakukan pada Standard computer PC.
PC yang akan dijadikan router mikrotikpun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway.

berikut spec minimal nya :

* CPU and motherboard – bisa pake P1 ampe P4, AMD, cyrix asal yang bukan multi-prosesor

* RAM – minimum 32 MiB, maximum 1 GiB; 64 MiB atau lebih sangat dianjurkan, kalau mau sekalian dibuat proxy , dianjurkan 1GB… perbandingannya, 15MB di memori ada 1GB di proxy..

* HDD minimal 128MB parallel ATA atau Compact Flash, tidak dianjurkan menggunakan UFD, SCSI, apa lagi S-ATA

*NIC 10/100 atau 100/1000

Untuk keperluan beban yang besar ( network yang kompleks, routing yang rumit dll) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai.

Langkah-langkah berikut adalah dasar-dasar setup mikrotik yang dikonfigurasikan untuk jaringan sederhana sebagai gateway server.

1. Langkah pertama adalah install Mikrotik RouterOS pada PC atau pasang DOM.

2. Login Pada Mikrotik Routers melalui console :
MikroTik v2.9.7
Login: admin
Password: (kosongkan)

Sampai langkah ini kita sudah bisa masuk pada mesin Mikrotik. User default adalah admin dan tanpa password, tinggal ketik admin kemudian tekan tombol enter.

3. Untuk keamanan ganti password default
[admin@Mikrotik] > password
old password: *****
new password: *****
retype new password: *****
[admin@ Mikrotik]] >

4. Mengganti nama Mikrotik Router, pada langkah ini nama server akan diganti misalkan“Rozy-Network” (silahkan ganti nama sesuka anda)
[admin@Mikrotik] > system identity set name=Dede-Network
[admin@Dede-Network] >

5. Melihat interface pada Mikrotik Router
[admin@Dede-Network] > interface print
Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R ether1 ether 0 0 1500
1 R ether2 ether 0 0 1500
[admin@Dede-Network] >

6. Memberikan IP address pada interface Mikrotik. Misalkan ether1 akan kita gunakan untuk koneksi ke Internet dengan IP 192.168.0.1 dan ether2 akan kita gunakan untuk network local kita dengan IP 172.16.0.1

[admin@Dede-Network] > ip address add address=192.168.0.1
netmask=255.255.255.0 interface=ether1
[admin@Dede-Network] > ip address add address=172.16.0.1
netmask=255.255.255.0 interface=ether2

7. Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan
[admin@Dede-Network] >ip address print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 192.168.0.1/24 192.168.0.0 192.168.0.63 ether1
1 172.16.0.1/24 172.16.0.0 172.16.0.255 ether2
[admin@Dede-Network] >

8. Memberikan default Gateway, diasumsikan gateway untuk koneksi internet adalah 192.168.0.254
[admin@Dede-Network] > /ip route add gateway=192.168.0.254

9. Melihat Tabel routing pada Mikrotik Routers
[admin@Dede-Network] > ip route print
Flags: X – disabled, A – active, D – dynamic,
C – connect, S – static, r – rip, b – bgp, o – ospf
# DST-ADDRESS PREFSRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE
0 ADC 172.16.0.0/24 172.16.0.1 ether2
1 ADC 192.168.0.0/26 192.168.0.1 ether1
2 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.0.254 ether1
[admin@Dede-Network] >

10. Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar
[admin@Dede-Network] > ping 192.168.0.254
192.168.0.254 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
192.168.0.254 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
2 packets transmitted, 2 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 0/0.0/0 ms
[admin@Dede-Network] >

11. Setup DNS pada Mikrotik Routers
[admin@Dede-Network] > ip dns set primary-dns=192.168.0.10 allow-remoterequests=no
[admin@Dede-Network] > ip dns set secondary-dns=192.168.0.11 allow-remoterequests=no

12. Melihat konfigurasi DNS
[admin@Dede-Network] > ip dns print
primary-dns: 192.168.0.10
secondary-dns: 192.168.0.11
allow-remote-requests: no
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 16KiB
[admin@Dede-Network] >

13. Tes untuk akses domain, misalnya dengan ping nama domain
[admin@Dede-Network] > ping yahoo.com
216.109.112.135 64 byte ping: ttl=48 time=250 ms
10 packets transmitted, 10 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 571/571.0/571 ms
[admin@Dede-Network] >

Jika sudah berhasil reply berarti seting DNS sudah benar.

14. Setup Masquerading, Jika Mikrotik akan kita pergunakan sebagai gateway server maka agar client computer pada network dapat terkoneksi ke internet perlu kita masquerading.
[admin@Dede-Network]> ip firewall nat add action=masquerade outinterface= ether1 chain:srcnat
[admin@Dede-Network] >

15. Melihat konfigurasi Masquerading
[admin@Dede-Network]ip firewall nat print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
0 chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade
[admin@Dede-Network] >

Setelah langkah ini bisa dilakukan pemeriksaan untuk koneksi dari jaringan local. Dan jika berhasil berarti kita sudah berhasil melakukan instalasi Mikrotik Router sebagai Gateway server. Setelah terkoneksi dengan jaringan Mikrotik dapat dimanage menggunakan WinBox yang bisa di download dari Mikrotik.com atau dari server mikrotik kita.

Misal Ip address server
mikrotik kita 192.168.0.1, via browser buka http://192.168.0.1 dan download WinBox dari situ.
Jika kita menginginkan client mendapatkan IP address secara otomatis maka perlu kita setup dhcp server pada Mikrotik. Berikut langkah-langkahnya :

1.Buat IP address pool
/ip pool add name=dhcp-pool ranges=172.16.0.10-172.16.0.20

2. Tambahkan DHCP Network dan gatewaynya yang akan didistribusikan ke client Pada contoh ini networknya adalah 172.16.0.0/24 dan gatewaynya 172.16.0.1
/ip dhcp-server network add address=172.16.0.0/24 gateway=172.16.0.1

3. Tambahkan DHCP Server ( pada contoh ini dhcp diterapkan pada interface ether2 )
/ip dhcp-server add interface=ether2 address-pool=dhcp-pool

4. Lihat status DHCP server
[admin@Dede-Network]> ip dhcp-server print
Flags: X – disabled, I – invalid
# NAME INTERFACE RELAY ADDRESS-POOL LEASE-TIME ADD-ARP
0 X dhcp1 ether2
Tanda X menyatakan bahwa DHCP server belum enable maka perlu dienablekan terlebih dahulu pada langkah 5.

5. Jangan Lupa dibuat enable dulu dhcp servernya
/ip dhcp-server enable 0

kemudian cek kembali dhcp-server seperti langkah 4, jika tanda X sudah tidak ada berarti sudah aktif.

6. Tes Dari client
c:\>ping www.yahoo.com
READMORE - Step By Step Mikrotik